PLUS MINUS DARING
PLUS MINUS PEMBELAJARAN DARING
Velly Syafriani, S.Pd, guru IPA SMP N 47 Sijunjung, Kabupaten
Sijunjung
Pembelajaran
dalam jaringan atau yang lebih dikenal dengan pembelajaran daring menjadi
sebuah solusi yang paling tepat ketika kita dipaksa keadaan untuk saling jaga
jarak dalam rangka pencegahan penularan Virus Corona. Pembelajaran daring
bukanlah sesuatu yang baru sebab sebelumnya beberapa diklat dan perkuliahan
memang telah menggunakan pembelajaran daring. Namun belakangan ini menjadi
sebuah tren karena semua sekolah dari segala tingkatan diharuskan melakukan
pembelajaran dengan sistem ini.
Layaknya sebuah sistem, pembelajaran daring ini
memiliki keuntungan dan kerugian. Pertama saya akan memaparkan tiga keuntungan
pembelajaran daring, meski sebenarnya ada banyak keuntungan yang dimiliki pembelajaran
ini. Menurut saya pembelajaran ini lebih efektif dari segi waktu dan tempat
artinya peserta didik bisa belajar kapan saja dan dimana saja. Tidak seperti
pembelajaran tatap muka yang mengikat peserta didik dalam satu ruangan yang
disebut kelas. Selain itu dari segi waktu juga sangat fleksibel, peserta didik
bisa belajar kapan saja.
Pembelajaran daring secara tidak langsung akan menempa
guru dan peserta didik untuk mahir dalam menggunakan teknologi. Guru akan terus
mengasah kemampuannya untuk menciptakan model dan media pembelajaran yang bisa
membuat peserta didik menjadi tertarik. Sehingga bisa dilihat sekarang, para
guru berlomba-lomba menunjukkan kreatifitasnya dalam mengelola pembelajaran
daring. Peserta didik pun menjadi tidak abai dengan teknologi, mereka akan
mahir menggunakan beberapa aplikasi pembelajaran yang memang telah dirancang
oleh guru mereka.
Keuntungan lainnya adalah, pembelajaran daring ini
akan menciptakan orang tua yang peduli dengan pendidikan anak. Sebelumnya
mungkin ada sebagian orang tua yang hanya mempercayakan soal pendidikan anak
kepada pihak sekolah. Padahal peran orang tua juga sangat penting dalam
menentukan keberhasilan pendidikan seorang anak. Orang tua secara tidak langsung
akan mengawasi proses pembelajaran yang dilalui putra putri mereka karena
pembelajaran yang dilakukan dari rumah.
Dibalik tiga keuntungan yang ditawarkan pembelajaran
daring, saya juga akan memaparkan tiga kerugian pembelajaran ini, yaitu pembelajaran
tidak akan merata karena keterbatasan jaringan internet maupun ekonomi peserta
didik. Pembelajaran daring tentu membutuhkan alat, sebut saja android. Tidak
semua peserta didik memiliki android, secara tidak langsung hal ini akan
menjadi beban fikiran bagi orang tua untuk menyediakan android untuk
anak-anaknya. Belum lagi paket data internet yang harus diisi. Bagi orang tua
peserta didik dengan tingkat ekonomi menengah ke atas mungkin hal ini bukan
perkara sulit, tetapi bagaimana dengan orang tua dengan tingkat ekonomi
menengah ke bawah yang kadang kala untuk makan tiga kali sehari saja mereka
butuh perjuangan keras. Tidak hanya itu jaringan internet yang belum merata
sampai ke seluruh pelosok negeri juga menimbulkan permasalahan tersendiri untuk
kelancaran pembelajaran daring.
Kerugiaan
lainnya, guru akan sulit menentukan apakah tugas-tugas yang dikirim peserta
didik adalah hasil kerja mereka sendiri. Guru tentu tidak bisa mengontrol
peserta didik yang mencontek atau menyalin tugas peserta didik lain. Terakhir,
kerugian yang menurut saya sangat krusial adalah bahwa kehadiran teknologi
tidak akan bisa menggantikan peran guru seutuhnya. Terutama dalam hal mendidik.
Tugas mengajar mungkin bisa tergantikan dengan teknologi, bahkan teknologi
melakukannya dengan sangat baik berkat segala kecanggihannya. Namun tugas guru
tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik. Tugas mendidik ini akan jauh lebih
efektif jika guru dan peserta didik saling bertatap muka, serta saling
berinteraksi satu sama lain.
Setelah
memahami keunggulan dan kelemahan pembelajaran daring, kita sebagai guru tentu
harus tetap berusaha mengatasi atau setidaknya meminimalisir kerugian pembelajaran
ini jika nanti saat tahun ajaran baru kita memang diharuskan untuk melakukan
pembelajaran daring.
Komentar
Posting Komentar